
Infoligabola.org – Liverpool tidak akan bisa menjuarai Liga Champion juga tidak adanya klopp yang mengatur segala permainan dari klub Liverpool. Klopp termaksut pelatih yang sekarang tidak bisa dipandang rendah dikarenakan sudah terbukti dengan menangnya Liverpool dan banyaknya pemain-pemain yang cukup baik dalam tim tersebut. Maka dari itu kali ini Infoligabola.org akan memberikan ulasan mengenai Klopp yang dianggap pelatih terbaik.
Keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Champions musim ini tak lepas dari peran Jurgen Klopp. Kapten The Reds, Jordan Henderson, menyebut timnya mustahil meraih titel juara tanpa sosok Klopp. Manajer asal Jerman itu mulai menangani Liverpool pada 8 Oktober 2015, menggantikan Brendan Rodgers yang dipecat. Pada musim perdana bersama skuat Si Merah, Jurgen Klopp belum menemukan ramuan yang tepat. 2015-2016.
Namun perlahan, dia membuat Liverpool menjadi klub yang kembali bertaji. Kehadiran nama-nama seperti Mohamed Salah, Andrew Robertson, Sadio Mane, Alisson, hingga Virgil van Dijk berhasil mendongkrak performa The Reds. Di Premier League musim ini, Liverpool menempati posisi runner-up klasemen akhir dengan nilai 97. Mereka terpaut satu angka dari Manchester City di tempat teratas. Puncaknya terjadi di Liga Champions. Bersua Tottenham Hotspur dalam laga final di Estadio Wanda Metropolitano, Sabtu (1/6/2019), skuat Si Merah sukses merengkuh kemenangan dua gol tanpa balas.
Mohamed Salah membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-2 lewat eksekusi tendangan penalti. Masuk menit ke-87, Divock Origi mampu menggandakan skor sekaligus membuat The Reds memetik kemenangan.
Baca juga : Saat Di Final Liverpool Bermain Tidak Seperti Biasanya
“Tanpa manajer (Jurgen Klopp), ini tidak mungkin. Anda melewati masa-masa sulit dalam satu musim, tetapi apa yang telah dia lakukan sejak datang ke Liverpool tidak dapat dipercaya,” ujar kapten The Reds, Jordan Henderson.
“Ada kebersamaan, dia telah menciptakan ruang ganti yang khusus, semua pujian layak diberikan kepada manajer (Jurgen Klopp). Saya sangat bangga menjadi bagian dari klub sepak bola ini, dan menjadi kapten terasa spesial untuk saya,” lanjut Henderson.
Bagi Liverpool, ini adalah trofi keenam di Piala/Liga Champions. Sebelumnya, mereka sukses menjadi kampiun di ajang ini pada musim 1976-1977, 1977-1978, 1980-1981, 1983-1984, dan 2004-2005.